6/30/2013


Arief Yahya

PT Telkom Indonesia adalah salah satu BUMN yang memiliki aset terbesar diantara BUMN yang Go Public, sahamnya telah dipasarkan di bursa New York, London,dan merupakan salah satu saham BLUE CHIP di Indonesia. Arief Yahya yang lahir di Banyuwangi, 2 April 1961 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa P.T TELKOM INDONESIA, pada tanggal 11/5/2012 telah ditetapkan sebagai Direktur Utama PT TELKOM INDONESIA untuk periode 2012 sd 2017. Suatu prestasi yang amat membanggakan bagi putra daerah di ujung timur Pulau Jawa, Banyuwangi. Di kota ini Arief Yahya dikenal dengan nama panggilan Yoyok. Kepercayaan ini adalah amanah baginya. Hanya dalam lima bulan saham Telkom melesat tinggi, dan dalam waktu 7 (tujuh) bulan , Arief Yahya telah terpilih menjadi CEO BUMN Terbaik tahun 2012, dan PT Telekom mendapat tiga anugerah Inovasi GCG Terbaik, Inovasi Aplikasi Technology Terbaik, dan Inovasi Sumberdaya Manusia Terbaik.


Ritual Tahunan pulang Ke Banyuwangi.
Banyuwangi adalah kota yang penuh kenangan, dan melekat dalam hati sanubari Arief Yahya. Di Banyuwangi yang exotic, dimana matahari terbit dengan megah dari pulau Bali, dan ketika sinarnya jatuh kelaut , maka lautpun berwarna merah. Dan pada cuaca yang seindah itu, di barat, gunung Raung megah berwarna biru. Di daerah yang indah itu Arief Yahya dibesarkan disebuah rumah yang berarsitektur Belanda  bersama delapan saudaranya. Ayahnya Bpk H. Said Suhadi adalah seorang pedagang dan ibu Hj Siti Badriya seorang yang aktif dalam organisasi keagamaan. Dirumah inilah Arief merajut mimpi mimpinya , mengalami suka dan duka dan meninggalkan cerita jenaka. Syahdan pada tahun 60an ketika Yoyok (nama panggilan Arief Yahya) ingin memetik buah mangga gadung /arum manis yang sangat terkenal manisnya dihalaman depan, terjadilah peristiwa yang menggemparkan. Pada masa itu Banyuwangi tengah diadakan latihan militer, maka dilangit Banyuwangi tidak seperti biasanya, muncul beberapa helicopter. Ketika helicopter terbang persis diatas pohon mangga, tidak lama kemudian darah menetes kebawah……dan begitu melihat darah menetes, kerabat dibawah langsung berteriak…….Yoyok tersambar Helicopter, Yoyok tersambar Helicopter…….maka seluruh kampungpun menjadi heboh. Padahal kejadian yang sebenarnya, ketika helicopter lewat, Yoyok terkejut, dan tangannya mengenai pisau yang dibawanya, sehingga menimbulkan luka.

Tetapi ibarat roda, tidak selamanya berada diatas. Perubahan keadaan menuntut perubahan strategy dalam perdagangan. Dan H. Said Suhadi tidak mampu dengan cepat mengikuti perobahan keadaan tersebut , maka usaha perdagangannyapun mundur. Tetapi dalam situasi seperti itu, muncullah teladan yang sempurna dari kedua orang tuanya, terutama sang ibunda. Pantang menunjukan wajah muram, selalu bersemangat, tanpa lelah memberi yang terbaik pada anak anaknya. Dan Yoyok kecilpun, mampu membaca keadaan,memahami keprihatinan orang tua nya. Seperti sang bunda yang dalam diam melakukan yang terbaik, begitu pulalah Yoyok, berusaha mencapai yang terbaik untuk ibunda. Ketika sang ibu bertutur betapa bangganya seorang ibu mampu menyekolahkan putranya di ITB, maka kesanalah Yoyok mengarahkan studinya, menjadi mahasiswa ITB jurusan Elektro.

Ketika sang ibu begitu bangganya melihat seorang tampil di TV, maka kesanalah Arief Yahya mengarahkan kemampuannya. Arief Yahya bersama teman-temanya di ITB membentuk group Gadis Jujur dan Ragam Pesona mengikuti Quis Pesona 13 yang di pandu Bob Totupoli dan dia bersama groupnya mampu mempersembahkan yang terbaik untuk ibunya. Menjadi Juara Quiz.
Bagi Yoyok, Ibunda adalah segalanya. Yoyok sering berkata bahwa “Ibuku adalah inspirasiku”
Dan untuk mencapai itu, rupanya Yoyok memiliki credo: Yang ada adalah Ketekunan, Ketekunan, dan Ketekunan.

Dengan ketekunan pula Yoyok lulus dari ITB dengan nilai yang sangat memuaskan,yang dia persembahkan pada orang tuanya.Pancaran wajah kebanggaan orang tuanya menyaksikan wisuda Yoyok, adalah sesuatu yang tak pernah terlupakan. Setelah lulus dari ITB dia menapakan karir di PT TELKOM. Kini angan angan untuk membahagiakan orang tuanya telah mendapat pijakan. Dengan gaji yang diterimanya dia membangkitkan semangat saudara saudara dan keponakannya untuk terus melanjutkan Study ke jenjang sarjana.Tapi takdir menentukan lain. Belum sempurna membahagiakan orang tuanya, ayahnya meninggal dunia. Adrenalinnya menggelegak, berpacu dengan waktu untuk membahagiakan ibunya. Kebahagian hatinya tak dapat ditahan ketika dia mengabarkan kepada ibunda bahwa dia, sebagai karyawan Telkom telah terpilih untuk mengikuti programe Master Telematika di Universitas yang paling bergengsi si Inggris yaitu Surrey University. Ketika telah hampir selesai programenya, ibarat halilintar disiang hari, dia harus menerima berita duka cita ibunya meninggal dunia. Ketika berita itu diterimanya, dia menelpon ke Banyuwangi  dipesawat telponnya, tidak terdengar suara kecuali isak tangis ber jam jam entah berapa ratus Poundsterling harus dia bayar untuk telepon itu. Dan ketika upacara pemakaman ibu di Banyuwangi dilaksanakan dan pesawat telpon harus dilepaskan, Yoyok pun melepaskan galau pikirannya mengelilingi London sepanjang malamsampai kesesokan hari dia berdiri bingung didepan sebuah toko terkenal di London. Dan pada saat galau itu tiba-tiba badannya terasa ditepuk seorang ibu dari Indonesia. Dan ibu itu menasehati untuk sabar dan tawakal dan memberi bekal untuk pulang ke Indonesia. Dan ibu yang misterius itulah menyadarkan betapa bahagianya menjadi orang Indonesia. Dan mulai saat itu dia menuliskan sajak W.S Rendra dalam buku hariannya.

KESADARAN ADALAH MATAHARI
KESABARAN ADALAH BUMI
KEBERANIAN MENJADI CAKRAWALA
DAN PERJOANGAN ADALAH PELAKSANA KATA KATA .

Arief Yahya
Setelah program Master diselesaikan dengan ketekunan dan semangat Always the best, Yoyok mulai menapakan karirnya . Semboyannya Succes without plan is luck, ….Success with plan is achievement…mengantarkan Yoyok, dalam waktu relative singkat menjadi General Manager Jakarta Barat (2002).Dalam posisinya itu dia menjadi Kandatel Terbaik Nasional. Kemudian dipromosikan menjadi Kadivre VI Kalimantan,hanya dalam kurun waktu satu setengah tahun kemudian promosi ke Kadivre V Jawa Timur. Di kedua tempat itulah , menjadi pembuktian kredibilitas dan kualitas Arief Yahya, dengan berbagai penghargaan dan pengakuan diraihnya. Karena itu pada tahun 2005 Arief Yahya diangkat menjadi salah satu Direktur termuda. Dan setelah 7 tahun menjadi Direktur Enterprise n WholeSale Telkom , Arief Yahya ditetapkan sebagai Direktur Utama P.T Telkom Indonesia. Dan Arief Yahya telah menetapkan credonya SOLID, SPEED, SMART.

STRATEGY

Ketika ditanyakan tentang Strategy kedepan Arief Yahya yang masa kecilnya dipanggil Yoyok mengemukakan sebagai berikut;
“Telkom memiliki portofolio produk Telecommunication, information, media and edutainment (TIME) dan consumer portofolio. TIME kita akan akselerasi secepatnya. Kalau IME nanti akan lebih banyak aliansi dan akuisisi,” jelasnya.
Dikatakannya, melalui anak usaha Telkom akan lebih mempertajam bisnis consumer. “Nanti ada divisi wholesales dan international juga. Akan kita pertajam,” katanya.
Diharapkannya, pertumbuhan bisnis perseroan, akan jauh melebihi industri. “Kini harus di atas rata-rata industri. Industri 6,1%, Telkom akan tumbuh 6,8%. Tapi susah menghafalkannya tapi rata-rata 8%- lah,” harapnya.

Fokus
Ketua Umum Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) Setyanto P Santosa menilai keputusan Menneg BUMN merupakan yang terbaik dan perlu didukung oleh seluruh jajaran organisasi perseroan.

“Sekarang Telkom dipimpin oleh jajaran internal. Mereka ini orang-orang yang mengerti bisnis telekomunikasi. Kita harapkan bisa memberikan yang terbaik bagi operator yang dianggap sebagai flagship di Telco,” tegasnya.
Selamat bekerja Yoyok…..dan TEKAD KUAT , USAHA CERDAS DAN KETEKUNAN,DAN LIMPAHAN RESTU ORANG TUA, SERTA RASA SYUKUR AKAN MENGALAHKAN , KETIDAK BERDAYAAN DAN KETIDAKMAMPUN.

Catatan: Saat ini Ir Arief Yahya Msc, sedang menyelesaikan program Doktor di Universitas Pajajaran . Nilai IPK 3.98

Prestasi

1. 2002 The Best Kandatel (Kantor Daerah Telekomunikasi),
Pemasaran telepon terbaik Telkom Jakarta, Gema Telkom Award 2 kali, Telkom Jakarta Barat
2. 2002 Penghargaan keberhasilan kecepatan Recovery Fastel, akibat bencana banjir di Kawasan Segitiga Emas Jakarta untuk Telkom Jakarta Barat
3. 2002 Kandatel Terbaik
Malcolm Baldrige National Quality Award, 614, Score terbaik Nasional, Telkom Jakarta Barat
4. 2003 Kepala Divisi Regional (Kadivre) Terbaik
The Best Sponsor, Aktualisasi Budaya Korporasi The Telkom Way 135, Kadivre VI Kalimantan
5. 2003 The Best DIVRE in Corporate Culture Actualisation
The Best Unit, Aktualisasi Budaya Korporasi The Telkom Way 135, DIVRE VI Kalimantan
6. 2003 Pencapaian target pemasaran tercepat dan terbesar di Kalimantan, 50 ribu SST dalam waktu 6 bulan, 100 ribu dalam 1 tahun
7. 2003 Operator VSAT terbaik
Operator VSAT Dial Away terbaik se Asia Tenggara, Penghargaan oleh Gilat Satellite Co, untuk Telkom Kalimantan
8. 2003 Penerapan aplikasi Geographical Information System (GIS) Telkom Kalimantan pada PT. PLN Wilayah KaltimSel
9. 2003 Kerja Sama Penyelenggaraan Fastel (Sertio Plus) CDMA 2000 1X sebanyak 1000 sst dengan Pihak PEMDA Kutai Kertanegara, untuk pertama kali di Indonesia
10. 2003 Kerja Sama Penyelenggaraan Fastel (Sertio Plus) CDMA 2000 1X sebanyak 1000 sst dengan Pihak PEMDA Kutai Timur
11. 2003 Pencetusan Exclusive Service Area (ESA), berupa penyediaan dan penyelenggaraan Fastel di daerah terpencil oleh pihak ke III, di Tanjung Redeb, sebanyak 1000 sst
12. 2004 Zero Accident Award
Penghargaan Kecelakaan Kerja Nihil 2003 dari Menakertrans, Telkom Kalimantan
13. 2004 Kadivre Terbaik
Penghargaan Management War Room terbaik 2003, The Best Jalur Komando Award, Panglima Daerah VI Kalimantan
14. 2004 Divre Terbaik
Rocky of The Year 2003, Untuk Management Flexi, DIVRE VI Kalimantan

sumber :
http://padangulan.wordpress.com/2012/05/27/arief-yahyaputra-banyuwangi-di-puncak-pt-telkom/

0 comments:

Poskan Komentar